Mau Kuliah Di Australia? Pahami Ketentuan Ini dahulu

Banyak yang memilih pendidikan untuk belajar pengetahuan teoritis yang komprehensif dengan praktik – praktir di Australia ditambah lagi suasana belajar yang baik. Australia dikenal seluruh dunia dalam perndidikan yang profesional dari universitas – universitas terbaik di Australia. Pendidikan di Australia adalah salah satu pendidikan yang diakui dalam standar pendidikan tinggi  dunia. Australia adalah tempat untuk anda menggapai karir yang sukses di bidang yang anda inginkan, karena Australia menyediakan kualits terbaik untuk mewujudkan impian anda.

Selain kawasan Eropa, Australia telah lama menjadi destinasi yang kerap dipilih oleh mahasiswa asal Indonesia untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Pastinya terdapat beragam latar belakang atas keputusan itu berdasarkan benefit yang ditawarkan oleh benua kanguru tersebut. Ada 5 universitas di Australia yang masuk Top 50 dunia menurut timeshighereducation seperti

  • di Peringkat ke-48 – The Australian National University,
  • Peringkat ke-41 – The University of Melbourne
  • Peringkat ke-45 – The University of New South Wales
  • Peringkat ke-47 – The University of Queensland
  • Peringkat ke-50 – The University of Sydney.

Universitas di Australia sudah terkenal akan reputasi, standar, kualitas pendidikannya didunia pendidikan international. Ada 8 universitas di Australia mempunyai ranking dalam 100 top universitas dunia. Universitas ini terkenal dengan nama Group of Eight. Go8  adalah 8 universitas terkemuka di Australia dan terkenal  dengan reputasi standar pendidikan yang tinggi. Yang termasuk ke dalam Go8 adalah sebagai berikut :

  • The University of Adelaide
  • The Australian National University
  • The University of Melbourne
  • Monash University
  • The University of New South Wales
  • The University of Queensland
  • The University of Sydney
  • The University of Western Australia

Yang Perlu Disiapkan Jangan Sampai Terlewat

Untuk melakukan pendaftaran kuliah di Australia, pastikan dahulu menyiapkan dokumen – dokumen pribadi anda, seperti surat – surat, ijazah, raport, paspor, pas foto. Dokumen – dokumen pribadi anda sudah lengkap, sekarang waktunya mempersiapkan syarat kuliah di Australia atau sekolah di Australia Bukti keuangan, atau yang biasa disebut dengan financial requirements, adalah bukti kepemilikan dana yang harus kalian miliki untuk kuliah di Australia, dana ini akan kalian pakai untuk kuliah di Australia nantinya, dan jika tidak memilikinya, kemungkinan besar kalian akan bermasalah untuk memenuhi kebutuhan dasar kalian hidup di Australia.

Baca juga:

Yang kedua, pastikan anda mampu berbahasa Inggris untuk berkomunikasi disana. Imigrasi Australia dan pihak universitas yang anda daftarkan memerlukan bukti bahwa anda mampu mengerti Bahasa Inggris (kombinasi dari membaca, menulis, mendengar, dan berbicara).

Hal ini dilakukan karena pihak Universitas Australia masih harus mengikuti peraturan Imigrasi Australia yang mengharuskan imigran bisa berbahasa asing, dan tentu universitas di Australi ingin anda mengikuti dan menikmati pendidikan di Australia 100%, tanpa terhambat komunikasi.

Pastikan mengisi GTE dengan benar, GTE adalah persyaratan dokumen yang membuktikan bahwa tujuan utama anda berkuliah dan menuntut ilmu ke Australia harus sesuai dengan visa kalian. Jika anda yang ingin berkuliah di Australia namun berusia dibawah 18 tahun sebelum kuliah dimulai (bukan saat visa keluar, atau saat mendaftar di universitas), mereka harus tinggal bersama orang tua asuh. Orang tua asuh tenntunya yang harus ada dan tinggal di Australia serta telah mendaftar dan lolos untuk menjadi orang tua asuh. Jadi keselamatan dan kredibilitas mereka tidak usah diragukan kembali.

Jika memang anda berencana berkuliah menimba ilmu disana, sekarang waktunya untuk mendaftarkan diri di website www.ican-education.com disana sudah tersedia form pendaftaran yang tinggal anda isi sebagai persayaratan menimba ilmu disana

Scholar Hunter, 3 Negara Nge-Hits ini Bisa Jadi Pilihanmu

Tahun ini Indonesia sudah merencanakan Program Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), apakah kalian sudah mengetahuinya? Agar bisa bersaing dengan para pendatang dari Negara ASEAN berbagai kelompok dari berbagai bidang terutama pada pihak dari akademisi bersaing untuk meningkatkan kualitasnya agar tidak tertinggal. Maka dari itu, pemerintah mulai menggalakan dalam peningkatan kualitas bidang pendidikan ini.

Kita sudah tahu bahwa kualitas sistem pendidika di Tanah Air ini masih terbilang rumit, kuno dan apalagi Program MEA ini sudah diberlakukan. Karena itu, para penerus generasi bangsa sangat bersemangat untuk melanjutkan studi lebih tinggi atau kuliah ke luar negeri karena dorongan orang tua maupun dorongan program ini. Lebih dari puluhan ribu pendaftar setiap tahunnya untuk berkompetisi dalam mendapatkan beasiswa kuliah ke luar negeri. Bisa dibilang, negara-negara ini sudah tidak diragukan lagi akan kualitas sistem pendidikannya bagi kalian yang ingin melanjutkan ke jenjang S1, S2 bahkan sampai S3 disana. Dimana saja negara yang menjadi tujuan destinasi pendidikan pilihan kalian? Berikut ulasannya:

The Black Country Tempat Kuliahnya Maudy Ayunda

Penyanyi & Aktor Pemeran utama film “Perahu Kertas” Maudy Ayunda merupakan orang Indonesia pertama yang graduated di Oxford of University dengan menyandang gelar Bachelor of Art.

Oxford of University ini merupakan salah satu universitas dengan predikat ranking satu menurut riset Europe Teaching Rankings 2018 yang dilakukan oleh Times Higher Education yang dimana ada 2 universitas di The Black Country ini menduduki posisi ranking 10 keatas yaitu Oxford of University (Ranking 1) & University of Cambridge (Ranking 2).

Baca juga:

Untuk kalian yang beasiswa hunter negara dengan kawasan industri maju di dunia ini (The Black Country) bisa menjadi pilihan destinasi kuliah di negeri. Bisa jadi jodoh untuk merasakan kuliah di Inggris jika kalian rajin-rajin mencari informasi & persiapan yang matang.

Harvard University Bukan Satu-Satunya Kampus Pilihan di Negeri Paman Sam

Penggemar Sate dan juga Mantan Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama ini pernah menjadi Almamater di Harvard University jurusan hukum.

Dan beberapa tokoh penting juga pernah kuliah disana seperti Pembuat Jejaring Sosial Facebok Mark Zuckerberg, Pembuat Aplikasi Karya Bangsa Gojek Nadiem Makarim ini pernah kuliah disana loh.

Meski demikian, ga melulu Harvard menjadi kampus pilihan untuk kuliah disana. Masih banyak kampus lainnya di negeri Paman Sam ini yang menjadi Destinasi oleh Beasiswa Hunter. Beasiswa Fullbright merupakan beasiswa yang dikelola oleh AMINEF ini terkenal dikalangan Beasiswa Hunter atau mahasiswa Indonesia yang ingin mendaftar beasiswa ke Negara Adidaya ini. Lebih dari 7000 beasiswa per tahunnya di alokasi ke berbagai negara salah satunya di Indonesia ini.

Majunya IPTEK di Der Panzer Jerman

Sudah tidak diragukan lagi akan kemajuan IPTEK di negara Der Panzer Jerman ini, ditambah lagi juga negara ini sangat bersahabat terhadap Indonesia terutama dalam akademisi atau bidang pendidikan.

Kita juga mengetahui, bahwasanya Mantan Presiden Republik Indonesia yang jenius ini yakni Pak BJ Habibie dengan julukan Mr.Crack juga pernah menimba ilmu disana. Tinggi nya minat calon mahasiswa Indonesia yang ingin studi disana mengikuti jejak Beliau yakni Mr.Crack ini. Beasiswa DAAD mungkin bisa kamu coba Apply bagi kalian ingin merasakan kuliah di Jerman. Biaya kuliah, asusransi kesehatan, biaya untuk hidup dan tunjangan lainnya bisa kamu dapat dari beasiswa DAAD ini.